Kamis, 21 Oktober 2010

Robot e-NUVO


Nippon Institute of Technology Perkenalkan Robot e-NUVO Demi Tujuan Edukasi

anit-zmp-humanoid-1
Perkembangan bidang robotik di Jepang memang cukup pesat. Ambisi besar untuk memunculkan prototipe-prototipe robot humanoid memang sudah menjadi tujuan berbagai pihak di sana. Ada yang tujuannya untuk bidang kesehatan, pusat perbelanjaan bahkan kini ada yang akan digunakan untuk tujuan edukasi.
Para peneliti di Nippon Institute of Technolog, Harada Vehicle Design, ZMP dan ZNUG Design kini sedang menggarap robot humanoid e-NUVO. Robot dengan tinggi 4 kaki ini dirancang khusus sehingga ukurannya hampir sama dengan siswa sekolah dasar dan rencananya robot ini akan disatukan dalam kelas-kelas di sekolah dasar.
Dengan tujuan edukasi, robot humanoid ini diprogramkan untuk mendidik anak-anak dan dibuat seramah mungkin bagi lingkungan sekolah. Sudah tentu ini akan membantu para pengajar untuk tetap bisa menangani kelas dengan baik. Hmmmm, cukup menarik ya kalau di kelas ada robot yang bisa menemani kita belajar.

robot open source


Robot Open Source Qbo dengan Sistem Operasi Linux

Apa yang begitu spesial tentang robot QBO? Yah yang utama, robot ini berjalan pada sistem operasi Linux dan akan menawarkan kodenya secara open source untuk programmer canggih untuk bisa memanfaatkan itu.
TheCorpora produsen robot Qbo ini melengkapi robotnya dengan berbagai jenis sensor, memiliki mata webcam stereo tinggi def, telinga mikrofon, dan bahkan mulut LED. Di dalam perutnya terletak Motherboard Mini-ITX serta mampu terhubung internet via WiFi, dilengkapi Bluetooth, sebuah prosesor Intel Atom dan grafis NVIDIA Ion. Sayangnya robot ini ga punya lengan neh tapi emang pintar dalam mengenali lingkungannya karena bisa mengenali wajah mapun objek.
Ada juga speech recognition system sehingga kita bisa berbicara dengan robot ini serta ada juga Speech Synthesis System, API dan Web Control panel. Harganya belum diketahui untuk saat ini.
Anda bisa mengikuti perkembangan robot ini dihttp://www.thecorpora.com/blog
Spesifikasi Robot Qbo:
  • Height 456mm
  • Width 314mm
  • Depth 292,5mm
  • Weight 9-11Kg Aprox.
  • Charge:  Autocharging Dock Station
HEAD
  • Ears 2 Omnidirectional & 1 Unidirectional Microphones
  • Eyes 2 Webcams HiDef & 2 Eyelids
  • Movements 4 Servos ( Up-Down, Left-Right )
  • Mouth 20 Leds
  • Nose 1 Led
  • Connections Wifi Pcb 802g/n & antenna & Bluetooth
  • QPR2 1 Pcb Hardware controller
BODY
  • Sensors 4 Ultrasonic, 1 Sharp & 3 Infrared
  • Motors 2 DC Motors with Magnetic encoder ( 170 RPM )
  • Wheels 2 Wheels ( rear ) & 1 Free Wheel ( front)
  • Sound 2 High Quality Speakers
  • Controllers 1 Mini-Itx main board powered by ATOM & Nvdia ION Graphic
  • QPR1 1 Pcb Hardware controller
  • Battery 1 Sealed battery (7.5Ah)
  • Robot Status 1 Lcd Display 20×4
SOME OF QBO’s SKILLS:
  • Stereoscopic vision
  • Speech Recognition System
  • Speech Synthesis System
  • Qbo’s API & Web control panel
  • Wifi & Bluetooth connections
  • Qbo avoid crashes and falls thanks to ultrasound sensors

Selasa, 19 Oktober 2010

Robot

Robotika

Posted at 10:53 under artikel
Kata “robot” diambil dari bahasa Ceko (Chech), yang memiliki arti “pekerja” (worker). Robot merupakan suatu perangkat mekanik yang mampu menjalankan tugas-tugas fisik, baik dibawah kendali dan pengawasan manusia, ataupun yang dijalankan dengan serangkaian program yang telah didefinisikan terlebih dahulu atau kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Evolusi Robot Indonesia
Sejauh ini, belum ada data yang dapat memberikan kepastian mengenai kapan robot, sebagai teknologi, mulai dikembangkan di Indonesia. Namun mulai tahun 80-an, kebijakan nasional dalam pengembangan riset teknologi telah memberikan dukungan pada litbang permesinan otomatis dalam rangka mencermati dan menunjang Sumber Daya Manusia Indonesia yang memiliki minat dan kemampuan untuk menguasai teknologi robot. Salah satu wujud konkretnya adalah dikembangkannya sejumlah laboratorium, seperti MEPPO (Mesin Perkakas Teknik Produksi dan Otomatis) yang diprakarsai oleh BPPT bekerjasama dengan ITB, Industri strategis, serta LET (Laboratorium Elektronika Terapan) di LIPI.
Sejak dikembangkannya sejumlah laboratorium tersebut, beraneka macam permesinan otomatis / robot telah berhasil dikembangkan, diproduksi, serta dikomersilkan oleh berbagai industri, baik industri strategis maupun industri lainnya di Indonesia. Bahkan dalam pengembangan robot terbaru saat ini, telah dikembangkan jenis robot yang memiliki kemampuan untuk mengontrol seluruh sistem operasi suatu pabrik.
Sejak tahun 80an, pendayagunaan dan pemanfaatan permesinan otomatis telah dilakukan terutama melalui sejumlah industri strategis, diantaranya: PT PINDAD (sistem, peralatan, dll.), PT LEN Industri (IT, perangkat lunak, komputasi), PT Bharata dan PTBBI (pengecoran presisi untuk membuat bagian-bagian mesin), dll. Disamping itu, PT DI dan PT PAL, yang merupakan pengguna mesin otomatis, telah menguasai pengetahuan mengenai operasionalisasi robot untuk teknologi pesawat terbang dan teknologi perkapalan.
Kontes Robot Indonesia pertama kali diselenggarakan oleh Depdiknas tahun 1990. Sebelas tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 2001, salah satu perwakilan dari Indonesia, yaitu tim B-Cak dari PENS-ITS telah berhasil mencapai prestasi yang spektakuler, yakni dengan keluar sebagai Juara Pertama pada Asia Pasific Broadcasting (ABU) Robocon yang diselenggarakan di Tokyo.
Pada tahun 2001 juga, Kementerian Ristek bersama dengan Depdiknas telah mempromosikan juara Kontes Robot Indonesia dalam pameran Ristek tahunan yaitu RITECH EXPO (Research, Inovation, Technology Expo) yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta. Dalam pameran tersebut terlihat respon positif dan antusiasme dari masyarakat.
Menjelang Kontes Robot Indonesia 2004, Kementerian Ristek bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional - Fakultas Teknik Universitas Indonesia telah menyelenggarakan semiloka (seminar dan lokakarya) dengan tema “Peluang dan Tantangan Teknologi Robot di Indonesia”. Semiloka ini diselenggarakan dengan tujuan mempertemukan pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka pengembangan teknologi robot, agar para stakeholders tersebut dapat saling berbagi informasi terbaru dan berbagi pemahaman mengenai isu-isu teknologi robot yang sedang berkembang saat itu. Sasaran yang ingin di capai dengan semiloka ini adalah terdifusinya teknologi robot ke kalangan masyarakat yang lebih luas. Yang menjadi sasaran dalam semiloka tersebut adalah difusi teknologi robot pada kalangan masyarakat yang lebih luas. Dengan diselenggarakannya seminar ini, diharapkan kalangan mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah serta kebutuhan industri dalam pemanfaatan dan pendayagunaan robot. Disisi lain, pihak industri bisa mendapatkan informasi dan gambaran mengenai pemanfaatan dan pendayagunaan robot untuk keperluan dan kepentingan industry, serta prospek dan kemampuan yang para mahasiswa dalam mengembangkan teknologi robot.

Ketika Mobil Robot LIPI (MOROLIPI) Beraksi
Salah satu langkah untuk mencegah terjadinya ledakan bom adalah menjinakkan bom tersebut sebelum meledak. Namun menjinakkan bom merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, karena bom

Robot

Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan

by paulus andi

AN0161
Pada aplikasi industri, gerakan memindahkan obyek dari suatu sistem roda berjalan (conveyor) ke tempat lain secara repetitif seringkali dibutuhkan pada aplikasi sortir barang. Sebagai contoh pada aplikasi ini adalah proses sortir botol air mineral yang melalui sistem roda berjalan. Obyek berupa botol air mineral ukuran 600ml akan dipindahkan ke tempat lain sedangkan obyek lain akan tetap dilewatkan.

Modul pendukung
- DSR-08 sebagai Servo Controller
- ST-51 sebagai Sistem Mikrokontroler
- Mechanic Delta Robo Arm
- D-Sonar sebagai proximity sensor
- Robodyssey Grip Kit sebagai gripper
Atau dalam complete Set, Delta Robo Arm 2
Optional:
- Modul DU-232 sebagai USB to 232 Converter
- Modul DBM-01 sebagai Bluetooth module
Software Pendukung:
Armrobo.exe Software penggerak lengan secara visual
armrobo.zip Source Code pada Sistem Mikrokontroler ST-51 untuk aplikasi ini
Detail aplikasi
- AN0161 Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan
- AN0162 Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan (2)

LENGAN ROBOT DENGAN 5 SUMBU GERAKAN

by paulus andi
AN0155
Lengan adalah merupakan salah satu bagian yang seringkali digunakan pada robot, terutama untuk aplikasi robot humanoid. Lengan ini digunakan untuk mengambil obyek-obyek di sekitar robot. Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai lengan robot dengan 5 sumbu gerakan yaitu putaran base, gerakan aktuator naik-turun, gerakan tangan naik-turun, gerakan gripper memutar dan gerakkan gripper menjepit

Detail artikel ini dapat didownload di sini
Modul ini dirancang dengan menggunakan:
- Servo Controller DSR-08
- Robotic Arm Mechanic
- 3 pcs Motor Servo GWS S04 BB
- 3 pcs Motor Servo HS-422
- 1 pcs Gripper Arm
- 1 pcs Delta USB to 232 DU-232
- 1 pcs ST-51 (stand alone application)
Software PC Application untuk menggerakkan lengan ini dapat didownload di sini

BERBAGAI MACAM APLIKASI DENGAN DELTA ROBO KITS V2.0

by paulus andi
Kit robot keluaran Delta Electronic kali ini adalah merupakan kit robotik dengan fungsi yang sangat universal di mana pengguna dapat membuat berbagai macam aplikasi dengan menambahkan aksesoris-aksesorisnya dan mendownload program ke dalamnya. Aplikasi tersebut contohnya:
  • Line Follower
  • Soccer Robot
  • Avoider Robot
  • Remote Controlled Robot dll
Berbeda dengan versi sebelumnya, dengan adanya On Board USB Programmer pengguna dapat mendownload program melalui Port USB PC maupun Laptop langsung pada USB Port yang ada pada robot ini.
Delta Robo Kits + Sensor
Delta Robo Kits + Sensor

Teknik Rem pada Delta Robo Kit

by paulus andi
AN0150
Pada aplikasi-aplikasi tertentu kadang-kadang dibutuhkan robot berhenti di suatu jarak tertentu terhadap obyek. Contohnya apabila robot akan mengambil ancang-ancang untuk memerintahkan lengan mengambil obyek atau aktifitas parkir. Robot harus berhenti pada jarak tertentu dari obyek atau batasan parkir tersebut.
Detail article dapat di lihat di sini
Modul pendukung :

Robot Hexapod Warrior Automatic Mode

by paulus andi
AN0149
Pada artikel sebelumnya telah dibahas robot warrior version yang dikendalikan dengan joystick secara wireless maka pada aplikasi ini akan dibahas robot hexapod warrior yang bergerak secara otomatis sehingga dapat digunakan sebagai lawan bermain dari robot warrior yang dikendalikan dengan joystick.
Detail article dapat di lihat di sini
Modul pendukung :

Aplikasi Pengukur Jarak Menggunakan DST-52 dan D-Sonar

by paulus andi
AN0146
Pengukuran jarak terhadap suatu obyek merupakan aplikasi yang seringkali dijumpai di dunia elektronika. Aplikasi ini dibutuhkan pada robot yang hendak mengetahui jarak antara robot terhadap obyek atau sebagai sensor proximity yang menghitung berapa obyek yang melalui conveyor.

Listing program dapat didownload di sini
revisi 11/05/10
Detail article dapat di lihat di sini
Modul pendukung :


Pesawat Masa Depan

Desain Pesawat Masa Depan

19 Mei 2010
Pesawat penumpang masa depan NASA (NASA/MIT/Aurora Flight Sciences)
Tak hanya mengurus  masalah luar angkasa, Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA juga ikut berkontribusi mengembangkan desain pesawat penumpang dalam program Fundamental Aeronautic NASA, April 2010.
Melalui penelitian selama 18 bulan, NASA memvisualisasikan pesawat penumpang masa depan.  Desain pesawat baru ini akan diterapkan 20-25 tahun dari sekarang.
Ada beberapa ide desain segar — meski dalam pandangan pertama terlihat kuno.
Alih-alih mengadopsi bentuk pesawat dalam fiksi ilmiah, desain pesawat baru ini tak beda drastis dengan bentuk pesawat yang sudah ada.
Namun, jika dilihat dengan seksama, ada perbedaan signifikan — terobosan baru ada di kerangka pesawat dan penggunaan teknologi akan membuat pesawat masa depan lebih tenang, tak berisik, lebih bersih, dan efisien bahan bakar. Juga lebih mengedepankan kenyamanan penumpang.
Dengan melihat desain NASA, Anda juga bisa melihat bentuk ultramodern dengan keramik atau gabungan serat,  tabung karbon, kabel fiber optik, lapisan kulit pesawat yang bisa memperbaiki diri, mesin listrik hibrida, sayap lipat, badan pesawat terbang dobel, dan jendela virtual.
“Berdiri di depan pesawat masa depan ini, Anda mungkin tak bisa membedakannya dengan pesawat konvensional. Namun, pengembangannya dilakukan secara revolusioner,” kata ilmuwan proyek Fundamental Aeronautics Program NASA, Richard Wahls, seperti dimuat laman NASA, Rabu 19 Mei 2010.
“Yang mengagumkan ada pada teknologinya, bukan sekedar bungkus pesawat,” kata dia.
Pada Oktober 2008 lalu, NASA menyerukan pada industri dan dunia akademis untuk membayangkan konsep canggih pesawat terbang 2030-an, yang dapat mengantisipasi kebutuhan transportasi udara komersial, tapi efisien dalam menggunakan bahan bakar, juga ramah lingkungan.
NASA tidak menyebut secara pasti apakah pesawat masa depan ini akan digunakan untuk penerbangan domestik atau penerbangan internasional dengan jarak yang lebih jauh.
Empat tim bergabung dalam program ini, yakni,
1. Tim GE Aviation menuangkan konsep pesawat masa depan yang bisa mengangkut 20 penumpang. Pesawat ini bisa mengangkut penumpang dari satu lokasi ke lokasi lain — diharapkan mengurangi kemacetan di kota metropolis.
Bentuk pesawat ini oval, dengan fitur yang meratakan aliran udara ke seluruh permukaan. Pesawat ini memiliki bahan bakar pembangkit listrik yang canggih. Mesin pesawat tak berisik, bisa lepas landas dalam waktu cepat dan tak memerlukan banyak waktu untuk menaikkan pesawat.
2. Pesawat D 8 ‘double bubble’ karya Massachusetts Institute Technology (MIT) bisa mengangkut 180 orang — menggabungkan dua badan pesawat memasang tiga mesin jet turbofan di ekornya dengan posisi naik. Komponan penting pesawat ini adalah penggunaan material yang ringan dan mesin turbofan dengan rasio bypass yang ultratinggi.

Tim merancang D8 untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan Boeing 737-800.
3. Perusahaan Boeing mengembangkan Subsonic Ultra Green Aircraft Research (SUGAR), pesawat bermesin ganda dengan teknologi propulsi hibrid. Memiliki badan pesawat seperti tabung dan sayap yang membantu pesawat naik ke atas. Dibandingkan dengan pesawat yang ada saat ini, sayap SUGAR lebih panjang, namun bisa dilipat ketika parkir di bandara.

4. Tim Northrop Grumman meramalkan kebutuhan terbesar masa depan adalah ketersediaan pesawat yang mengangkut 120 penumpang, dengan ukuran lebih kecil dan hanya membutuhkan landasan pacu pendek.

Tim menyebut pesawat ini sebagai Silent Efficient Low Emissions Commercial Transport (SELECT). Revolusi SELECT ada pada kinerjanya bukan pada tampilan.

Mesin Penyebar Waktu

Hati-Hati Hasil Mesin Pencari Menyebar Virus

18 Mei 2010
Hati-hati virus
Hasil pencarian mesin pencari yang diracuni dengan link menuju software antivirus palsu telah menjadi sebuah masalah yang tidak pernah usai bagi para pengguna internet.
Bagaimanapun, hal tersebut merupakan cara efektif bagi penjahat cyber untuk menginfeksi mesin pengguna.
Google baru-baru ini mempresentasikan hasil penelitian mengenai website-website yang menawarkan software antivirus palsu dan sebagian dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa hasil pencarian mesin pencari bisa mengarahkan ke halaman-halaman itu.
Menurut laporan seputar software keamanan palsu yang disusun Symantec, biang kerok dari “racun” hasil pencarian mesin pencari ini adalah jenis pelaku kejahatan scam yang menggunakan teknik jenis black hat search engine optimization (SEO).
Teknik itu digunakan untuk meracuni hasil mesin pencari dan menaikkan peringkat website scam mereka dalam indeks mesin pencari.
“Dari hasil penelitian, terlihat bahwa hacker mempunyai maksud tersendiri dalam memastikan bahwa serangan mereka efektif untuk meracuni hasil pencarian Google,” sebut juru bicara Symantec, pada keterangannya, Selasa 18 Mei 2010.
“Kemungkinan besar, tingginya minat hacker disebabkan karena pangsa pasarnya yang besar – jangkauan dan kecepatan indeks Google juga berperan di dalamnya,” ucapnya.
Seperti diketahui, software keamanan palsu adalah sebuah aplikasi menyesatkan yang menyamar sebagai software keamanan asli/sah, namun memberikan nilai yang sangat sedikit atau tidak ada sama sekali.
Pada kasus-kasus tertentu, software tersebut justru memfasilitasi proses penginstalan program jahat yang diklaim merupakan program yang dihalau untuk tidak terinstal pada PC.

Sistem Bilangan

Sistem Bilangan 1
SISTEM DIGITAL
Perkembangan teknologi dalam bidang elektronika sangat pesat, kalau beberapa tahun
lalu rangkaian elektronika menggunakan komponen tabung hampa, komponen diskrit, seperti
dioda, transistor, maka sekarang sudah lain, yaitu menggunakan sistem digital, dan dalam peralatan
digital peyajian data atau informasi merupakan susunan angka-angka yang diyatakan dalam
bentuk digital (rangkaian logika). Ada beberapa rangkaian dasar dari logika digital, yaitu gerbang
NOT, gerbang AND, gerbang OR, gerbang NAND, gerbang NOR, gerbang XOR, gerbang XNOR.
Mata kuliah sistem digital bertujuan agar mahasiswa memahami cara yang sistematis dalam
menspesifikasikan, merancang dan menganalisa sistem digital.

1. PENDAHULUAN
Sistem analog/digital memproses sinyal-sinyal bervariasi dengan waktu yangmemiliki
nilai-nilai kontinyu/diskrit seperti yang terlihat pada gambar 1.
Gambar 1 : sinyal analog vs sinyal diskrit
Beberapa keuntungan sistem digital dibandingkan dengan sistem analog adalah :
 Kemampuan mereproduksi sinyal yang lebih baik dan akurat
 Mempunyai reliabilitas yang lebih baik (noise lebih rendah akibat
imunitas yang lebih baik)
 Mudah di disain, tidak memerlukan kemampuan matematika khusus untuk
memvisualisasikan sifat-sifat rangkaian digital yang sederhana
 Fleksibilitas dan fungsionalitas yang lebih baik
 Kemampuan pemrograman yang lebih mudah
 Lebih cepat (debug IC complete complex digital dapat memproduksi
sebuah keluaran lebih kecil dari 2 nano detik)
 Ekonomis jika dilihat dari segi biaya IC yang akan menjadi rendah
akibat pengulangan dan produksi massal dari integrasi jutaan elemen logika digital
pada sebuah chip miniatur tunggal.
Sistem digital menggunakan kombinasi-kombinasi biner BENAR & SALAH untuk
menyerupai cara ketika menyelesaikan masalah sehingga disebut juga logika-logika
kombinasional. Dengan sistem digital dapat digunakan langkah-langkah berpikir logis atau
keputusan-keputusan masa lalu (memori) untuk menyelesaikan masalah sehingga biasa disebut
logika-logika sekuensial (terurut). Logika digital dapat direpresentasikan dengan beberapa
cara yaitu :
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom
Sistem Bilangan 2
 Tabel kebenaran (truth table) menyediakan suatu daftar setiap kombinasi yang mungkin dari
masukan-masukan biner pada sebuah rangkaian digital dan keluaran-keluaran yang terkait.
 Ekspresi-ekspresi Boolean mengekspresikan logika pada sebuah format fungsional.
 Diagram gerbang logika (logic gate diagrams)
 diagrams penempatan bagian (parts placement diagrams)

2. SISTEM BILANGAN
2.1 Sistem Bilangan
Beberapa sistem bilangan :
1. Bilangan Desimal
Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki basis 10
Bilangan tersebut adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 ( r = 10 )
2. Bilangan Biner
Bilangan biner adalah bilangan yang memiliki basis 2
Bilangan tersebut adalah 0 dan 1 ( r = 2 )
3. Bilangan Oktal
Bilangan oktal adalah bilangan yang memiliki basis 8
Bilangan tersebut adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 ( r = 8 )
4. Bilangan Heksadesimal
Bilangan Heksadesimal adalah bilangan yang memiliki basis 16
Bilangan tersebut adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F ( r = 16 )

2.2 Konversi Bilangan
1. Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner
Nilai bilangan desimal dibagi dengan 2, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan
urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan biner dari nilai desimal.
Contoh :
Ubah bilangan desimal 9 ke bentuk bilangan biner.
Jawab :
Hasil konversi : 1001
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom
Sistem Bilangan 3

2. Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Desimal
Setiap urutan nilai bilangan biner dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai biner
tersebut dikalikan dengan bobot bilangan biner masing-masing.
Contoh :
Ubah bilangan biner 1001 ke dalam bilangan desimal
Jawab :
10012 = (1x23) + (0x22) + (0x21) + (1x20)
(1x8) + (0x4) + (0x2) + (1x1)
8 + 0 + 0 + 1 = 9
Jadi hasil konversi bilangan biner 1001 adalah 9 desimal.

3. Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal
Nilai bilangan desimal dibagi dengan 8, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan
urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan oktal dari nilai desimal.
Contoh :
Ubah bilangan desimal 529 ke dalam bilangan octal
Jawab :
Jadi hasil konversi bilangan desimal 529 adalah 1021 oktal

4. Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal
Setiap urutan nilai bilangan oktal dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai oktal
tersebut dikalikan dengan bobot bilangan oktal masing-masing.
Contoh :
Ubah bilangan octal 1021 ke dalam bilangan desimal
Jawab :
(1x83) + (0x82) + (2x81) + (1x80)
(1x512) + (0x64) + (2x8) + (1x1)
512 + 0 + 16 + 1 = 529
Jadi hasil konversi bilangan octal 1021 adalah 529 desimal.
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom
Sistem Bilangan 4

5. Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Heksadesimal
Nilai bilangan desimal dibagi dengan 16, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan
urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan Heksadesimal dari nilai desimal.
Contoh :
Ubah bilangan desimal 2476 ke dalam bilangan Heksadesimal
Jawab :
Jadi, hasil konversi bilangan desimal 2479 adalah 9AF Heksa

6. Konversi Bilangan Heksadesimal ke Bilangan Desimal
Setiap urutan nilai bilangan Heksa dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai
heksadesimal tersebut dikalikan dengan bobot bilangan heksadesimal masing-masing.
Contoh :
Ubah bilangan Heksa 9AF ke dalam bilangan desimal
Jawab :
(9x162) + (Ax161) + (Fx160)
(9x162) + (10x161) + (15x160)
2304 + 160 + 15 = 2479
Jadi hasil konversi bilangan Heksa 9AF adalah 2479 desimal

7. Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Biner
Setiap digit bilangan octal dapat direpresentasikan ke dalam 3 digit bilangan biner.
Setiap digit bilangan octal diubah secara terpisah.
Contoh :
Ubahlah bilangan octal 3527 ke dalam bilangan biner
Jawab :
3 5 2 7
011 101 010 111
Jadi hasil konversi bilangan octal 3527 adalah 011101010111
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom
Sistem Bilangan 5

8. Konversi Bilangan Biner ke bilangan Octal

Pengelompokan setiap tiga digit bilangan biner mulai dari LSB hingga MSB. Setiap
kelompok akan menandakan nilai octal dari bilangan tersebut.
Contoh :
Ubahlah bilangan biner 11110011001 ke dalam bilangan octal
Jawab :
011 110 011 001
3 6 3 1
Jadi hasil konversi bilangan biner 11110011001 adalah 3631

9. Konversi Bilangan Heksadesimal ke bilangan Biner

Setiap digit bilangan Heksa dapat direpresentasikan ke dalam 4 digit bilangan biner.
Setiap digit bilangan heksa diubah secara terpisah.
Contoh :
Ubahlah bilangan Heksa 2AC ke dalam bilangan biner
Jawab :
2 A C
0010 1010 1100
Jadi hasil konversi bilangan heksa 2AC adalah 001010101100

10. Konversi Bilangan Biner ke Heksadesimal

Pengelompokan setiap empat digit bilangan biner mulai dari LSB hingga MSB. Setiap
kelompok akan menandakan nilai heksa dari bilangan tersebut.
Contoh :
Ubahlah bilangan biner 10011110101 ke dalam bilangan heksa
Jawab :
4 F 5
0100 1111 0101
Jadi hasil konversi bilangan biner 10011110101 adalah 4F5
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom
Sistem Bilangan 6

2.3 Bilangan Biner Pecahan
Konversi bilangan desimal pecahan kedalam bilangan biner.
Mengalikan bagian pecahan dari bilangan desimal tersebut dengan 2, bagian bulat dari
hasil perkalian merupakan pecahan alam bit biner.
Contoh :
Ubahlah bilangan biner 0,625 kedalam bilangan biner
Jawab :
0,625 x 2 = 1,25 bagian bulat = 1 sisa = 0,25
0,25 x 2 = 0,5 bagian bulat = 0 sisa 0,5
0,5 x 2 = 1,0 bagian bulat = 1 sisa 0
Sehingga 0,625 = 0,101
Konversi bilangan biner pecahan kedalam bilangan desimal Mengalikan setiap bit
bilangan biner dibelakang koma (pecahan) dengan bobot dari masing-masing bit bilangan
tersebut.
Contoh :
Ubahlah bilangan biner 0,101 kedalam bilangan desimal
Jawab :
(1x2-1) + (0x2-2) + (1x2-3)
(1x0,5) + (0x0,25) + (1x0,125)
0,5 + 0 + 0,125 = 0,625
Sehingga 0,101 = 0,625
2.4. Bilangan Binary Coded Decimal (BCD)
Bilangan BCD mengungkapkan bahwa setiap digit desimal sebagai sebuah nibble. Nibble
adalah string dari 4 bit.
Contoh 1:
Tentukan bilangan BCD dari bilangan desimal 2954
Jawab :
2 9 5 4
0010 1001 0101 0100
Jadi, bilangan desimal 2954 adalah 0010 1001 0101 0100 BCD
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom

Sistem Bilangan 7
Contoh 2:
Tentukan bilangan desimal dari bilangan BCD 101001110010111
Jawab:
0101 0011 1001 0111
5 3 9 7
Jadi, bilangan BCD 101001110010111 adalah 5397 desimal.
2.5. Aritmatika Biner
1. Penjumlahan Biner
Aturan dasar penjumlahan bilangan biner
0 + 0 = 0
0 + 1 = 1
1 + 0 = 1
1 + 1 = 0, simpan 1
Contoh :
Jumlahkan bilangan biner 11001 dengan 11011
Jawab :
11001
11011
110100
Jadi hasil penjumlahan 11001 dengan 11011 adalah 110100
2. Pengurangan Biner
Aturan dasar pengurangan bilangan biner
0 – 0 = 0
1 – 0 = 1
1 – 1 = 0
0 – 1 = 1, pinjam 1
Contoh :
Kurangkan bilangan biner 1111 dengan 0101
Jawab :
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom
Sistem Bilangan 8
1111
0101
1010
Jadi hasil pengurangan 1111 dengan 0101 adalah 1010
2.6. Bilangan biner komplemen 1 dan komplemen 2
Bilangan biner komplemen 1 dapat diperoleh dengan mengganti semua bit 0 menjadi 1, dan
semua bit 1 menjadi 0.
Contoh : Tentukan bilangan biner komplemen 1 dari bilangan biner 100101
Jawab :
Bilangan biner : 100101
Bilangan biner komplemen 1 : 011010
Bilangan biner komplemen 2 dapat diperoleh dengan menambahkan 1 pada bilangan biner
komplemen 1.
Contoh : Tentukan bilangan biner komplemen 2 dari bilangan biner 100101
Jawab :
Bilangan biner: 100101
Bilangan biner komplemen 1 : 011010
Bilangan biner komplemen 2 : 011011
Bilangan biner komplemen 2 dapat digunakan untuk pengurangan bilangan biner dengan
menggunakan metode tidak langsung.
Contoh :
Kurangi 01101 dengan 00110 menggunakan metode tidak langsung (menggunakan 2’s
complement)!
Jawab:
= 13 10 01101 2
= -6 10 11010 2 (2’s complemen dari 00110)
7 001112
Jadi pengurangan menggunakan metode tidak langsung 2’s complemen adalah
menjumlahkan bilangan pertama dengan bilangan kedua (yang 2’s complemen)
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom
Sistem Bilangan 9
Contoh :
Kurangi 01101 dengan 00110 menggunakan metode tidak langsung (menggunakan 1’s
complement)!
Jawab:
= 13 01101
= -6 +11001 (1’s complemen dari 00110)
7 100110
00110
+1
00111
Jadi pengurangan menggunakan metode tidak langsung 1’s complemen adalah
menjumlahkan bilangan pertama dengan bilangan kedua 1’s complemen, hilangkan
digit pertama (digit paling kiri) dari bilangan hasil penjumlahan tadi dan jumlahkan
bilangan tersebut dengan digit yang dihilangkan.
Sistem Digital / STIKOM DB Jambi Oleh : Yudi Novianto, S.Kom